Kartuludo.com Situs Poker Online Terpercaya dengan Bonus Rollingan dan Referral Paling Tinggi, 1 User ID Untuk Semua Games

Header Ads

Domino99 AGEN BANDARQ BANDARQ Agen Bola Terpercaya Agen BandarQ

Bocah Korban Tewas Kebakaran di Kemang Berkebutuhan Khusus


Agen Bandar66 - Sebuah rumah makan Padang di Duren Tiga, Jakarta Selatan, terbakar. Satu orang anak tewas dalam kejadian ini. Bocah bernama Wahyu Darmawan (12) tersebut ternyata anak berkebutuhan khusus.

Cerita tersebut disampaikan ayah Wahyu, Haryono (56), saat ditemui ludoqqcom, Sabtu (19/5/2018). Dia kini menumpang di kontrakan milik Hj Titin yang digratiskan satu bulan untuk dirinya dan anak-anaknya tingal.

"Kami sudah nggak punya apa-apa. Ini keluar cuma dengan pakaian di badan. Ingatan saya masih ke Wahyu. Soalnya dia anak yang tidak berdosa, nggak tahu apa-apa," kata Haryono.

Haryono menceritakan, dirinya tinggal di rumah yang dia kontrak sebagai tempat tinggal dan rumah makan Padang tersebut bersama 7 orang anaknya. Wahyu menurutnya berkebutuhan khusus, yakni tuna wicara.

Menurut Haryono, saat kejadian dirinya bersama 3 orang anaknya sedang tiduran di lantai bawah. Sedangkan 4 anaknya yang lain termasuk Wahyu tidur di lantai atas saat api muncul.

Haryono membantah api berasal dari kompor gas di dapurnya. Menurut dia, api saat itu ada di tangga, dia tidak tahu sumber api dari mana. Dia sempat mencoba memadamkan api, namun keburu membesar.

Singkat cerita, Haryono dan keenam anaknya berhasil menyelamatkan diri sementara Wahyu terjebak di kobaran api.

"Dia larinya ke arah api karena dia tahunya tangga buat turun di situ," ujarnya. Anak-anaknya yang lain sempat mencoba menarik Wahyu sebelum lompat dari jendela, namun Wahyu panik dan terlepas berlari ke arah tangga.

Wahyu menurut Haryono kemudian bisa dievakuasi setelah petugas Dinas Pemadam Kebakaran datang ke lokasi. Jenazah Wahyu lalu dibawa ke RS Fatmawati, Jakarta Selatan.

"Terhambat karena ada penutupan dari Dishub sejak semalam. Ada korban satu orang tidak terselamatkan, jadi kita menuntut Dishub untuk bertanggung jawab atas hal ini," ujarnya.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.