DOMINO99 - Kesuksesan dibalik Banana Nugget dari Pria Berumur 21 Tahun ini
DOMINO99 - Kesuksesan dibalik Banana Nugget dari Pria Berumur 21 Tahun ini
DOMINO99ONLINE - Dalam benaknya ia mampu mengikuti jejak seniornya yang menjalankan bisnis martabak itu. Akhirnya ia memulai bisnis martabak. Sayang peruntungannya bukan di situ. Usahanya mandek hingga akhirnya melirik banana nugget.
"Pisang nugget ini memang bukan saya yang pertama, tapi saya melihat kekurangan dari pisang nugget yang sudah ada sebelumnya dari situ saya melihat ada peluang yang bisa dikembangkan, dengan bahan yang lebih orisinil," kata dia.
Bukan hanya itu, nyatanya memilih pisang dan menentukan alur produksi dari pisang tersebut menurut Natanael juga bukan perkara mudah. Jika kurang pasokan artinya kehilangan peluang, namun jika terlalu banyak juga berisiko banyak yang terbuang.
Namun baginya yang terpenting ialah dalam mengelolanya. Menurut Natanael, meski memiliki 36 gerai, ia hanya memiliki satu media sosial. Dengan demikian seluruh komplain, kritik dan masukan hanya akan masuk melalui satu pintu.
"Dari situ kita tampung dan evaluasi apa saja yang kurang, dan kita untuk improvisasi ke depan. Itu kuncinya," kata dia.
DOMINO99 - Kesuksesan dibalik Banana Nugget dari Pria Berumur 21 Tahun ini
DOMINO99ONLINE - Dalam benaknya ia mampu mengikuti jejak seniornya yang menjalankan bisnis martabak itu. Akhirnya ia memulai bisnis martabak. Sayang peruntungannya bukan di situ. Usahanya mandek hingga akhirnya melirik banana nugget.
"Pisang nugget ini memang bukan saya yang pertama, tapi saya melihat kekurangan dari pisang nugget yang sudah ada sebelumnya dari situ saya melihat ada peluang yang bisa dikembangkan, dengan bahan yang lebih orisinil," kata dia.
Bukan hanya itu, nyatanya memilih pisang dan menentukan alur produksi dari pisang tersebut menurut Natanael juga bukan perkara mudah. Jika kurang pasokan artinya kehilangan peluang, namun jika terlalu banyak juga berisiko banyak yang terbuang.
Namun baginya yang terpenting ialah dalam mengelolanya. Menurut Natanael, meski memiliki 36 gerai, ia hanya memiliki satu media sosial. Dengan demikian seluruh komplain, kritik dan masukan hanya akan masuk melalui satu pintu.
"Dari situ kita tampung dan evaluasi apa saja yang kurang, dan kita untuk improvisasi ke depan. Itu kuncinya," kata dia.



Tidak ada komentar