DOMINO99 - Seorang Kakek di Sragen Tewas Terbakar di Hutan
Seorang Kakek di Sragen Tewas Terbakar di Hutan
Seorang Kakek di Sragen Tewas Terbakar di Hutan
DOMINO99 - Podo (70), tewas terbakar di dalam hutan Dukuh Sidodadi, Desa Jenar, Kecamatan Jenar, Sragen, Jateng. Dia diduga terlalap api saat membakar pohon jagung di ladang garapannya.
Peristiwa yang merenggut nyawa sang kakek itu berawal saat Podo berangkat ke hutan, Selasa (3/7/2018) pukul 14.00 WIB. Di sana, dia diduga membakar pohon jagung.
Saksi menduga api tersebut menjalar ke kebun jagung lainnya, sehingga Podo berusaha memadamkan api tersebut. Namun secara tak terduga, Podo justru ikut terbakar.
"Ada saksi yang mendengar teriakan korban. Saat saksi datang, korban sudah terbakar dan akhirnya meninggal dunia," kata Kapolsek Jenar, AKP Handoyo Subeno.
Polisi kemudian mendatangi lokasi kejadian dan melakukan pemeriksaan terhadap korban. Tubuh kakek Podo sudah hangus dengan kulit mengelupas.
"Korban sudah diperiksa tim medis. Hasilnya tidak ada tanda-tanda kekerasan," ujarnya.
Keluarga korban telah menerima adanya kejadian itu. Mereka enggan melakukan autopsi pada korban.
"Jenazah sudah kami serahkan kepada keluarga untuk dimakamkan," tutupnya.
Seorang Kakek di Sragen Tewas Terbakar di Hutan
DOMINO99 - Podo (70), tewas terbakar di dalam hutan Dukuh Sidodadi, Desa Jenar, Kecamatan Jenar, Sragen, Jateng. Dia diduga terlalap api saat membakar pohon jagung di ladang garapannya.
Peristiwa yang merenggut nyawa sang kakek itu berawal saat Podo berangkat ke hutan, Selasa (3/7/2018) pukul 14.00 WIB. Di sana, dia diduga membakar pohon jagung.
Saksi menduga api tersebut menjalar ke kebun jagung lainnya, sehingga Podo berusaha memadamkan api tersebut. Namun secara tak terduga, Podo justru ikut terbakar.
"Ada saksi yang mendengar teriakan korban. Saat saksi datang, korban sudah terbakar dan akhirnya meninggal dunia," kata Kapolsek Jenar, AKP Handoyo Subeno.
Polisi kemudian mendatangi lokasi kejadian dan melakukan pemeriksaan terhadap korban. Tubuh kakek Podo sudah hangus dengan kulit mengelupas.
"Korban sudah diperiksa tim medis. Hasilnya tidak ada tanda-tanda kekerasan," ujarnya.
Keluarga korban telah menerima adanya kejadian itu. Mereka enggan melakukan autopsi pada korban.
"Jenazah sudah kami serahkan kepada keluarga untuk dimakamkan," tutupnya.



Tidak ada komentar