Kartuludo.com Situs Poker Online Terpercaya dengan Bonus Rollingan dan Referral Paling Tinggi, 1 User ID Untuk Semua Games

Header Ads

Domino99 AGEN BANDARQ BANDARQ Agen Bola Terpercaya Agen BandarQ

DOMINO99 - Bandar Narkoba menyebabkan Kebakaran di Makassar dengan Menewaskan 6 Orang

DOMINO99 - Bandar Narkoba menyebabkan Kebakaran di Makassar dengan Menewaskan 6 Orang

DOMINO99 - Bandar Narkoba menyebabkan Kebakaran di Makassar dengan Menewaskan 6 Orang



DOMINO99 - Penyelidikan polisi mengungkap fakta sebenarnya. Kepolisian Resor Kota Besar Makassar, memastikan kebakaran itu ulah sengaja sekelompok orang. Motif pelaku, gara-gara masalah utang-piutang hasil penjualan narkoba.

Kepala Polrestabes Makassar, Komisaris Besar Polisi Irwan Anwar mengatakan, rumah sengaja dibakar oleh dua orang pelaku. Pembakaran dipicu piutang transaksi narkoba yang melibatkan salah satu korban yang tewas terbakar.

Total ada lima pelaku telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka. Kini, dalam pengembangan penyidik untuk mengejar beberapa orang lagi ditetapkan sebagai buronan.

Irwan Anwar menyebutkan, pelaku ditangkap itu masing-masing Akbar Ampuh (32 tahun), Andi Ilham Agsari (23 tahun), Wandi (23 tahun), Haidir Muttalib (25 tahun), dan Riswan Idris (23 tahun).

Dalam peristiwa kebakaran pada Senin dini hari, kobaran api menghanguskan pasangan suami-istri bernama Sanusi (70 tahun) dan Bondeng (65 tahun). Api juga menewaskan anak mereka, Musdalifah (30 tahun), dan tiga cucu masing-masing Fahril (24 tahun), Namira (19 tahun), dan Hijas (dua tahun).

Berdasarkan penelusuran tim Reserse Kriminal dan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar, diketahui bahwa korban Fahril berutang, setelah bertransaksi sabu dengan penghuni Lembaga Pemasyarakatan Klas I Makassar bernama Akbar bin Ampu. Akbar menyuruh pelaku membakar rumah Fahril, karena tak mau membayar utang, meski berkali-kali ditagih.

Dianiaya sebelum dibakar

Para pelaku kini mendekam di ruang tahanan Polrestabes Makassar untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Selain kasus pembakaran dan penganiayaan, mereka juga dijerat dengan kasus penyalahgunaan narkoba.

"Kita serahkan kepada penyidik Reskrim dan Narkoba untuk tindak lanjutnya. Kita juga masih mengejar pelaku lain yang masih DPO," ujar Irwan.

Polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya botol plastik yang digunakan Ilham menampung bensin. Bensin itu disiramkan ke dinding dan lantai rumah korban sebelum disulut dengan api. Bukti ini dikuatkan dengan hasil pemeriksaan laboratorium forensik.

"Sedangkan tersangka Akbar, dari ruangannya di Lapas ditemukan timbangan, serta empat telepon seluler yang digunakan berkomunikasi," Irwan menambahkan.


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.