DOMINO99 - Bencana Gempa Lombok Memakan Korban 2 Orang di Bali
DOMINO99 - Bencana Gempa Lombok Memakan Korban 2 Orang di Bali
DOMINO99 - Satu korban meninggal dunia tertimpa bangunan yang roboh atas nama Ni Made Yuli Widiari (20), warga Tegal sari Karangasem. Sedangkan satu korban lainnya atas nama Slamet Witjaksono (64), meninggal dunia di rumah sakit karena serangan jantung saat gempa terjadi.
Sementara untuk korban luka-luka di Bali, 7 orang dilaporkan mengalami luka berat dan 10 orang luka ringan. Mayoritas korban luka-luka mengalami patah tulang tangan dan kaki akibat terkena runtuhan bangunan.
Imbas gempa Lombok, Pastika mengklaim tidak terjadi kerusakan yang berarti di Bali. Beberapa bangunan tampak mengalami kerusakan ringan, seperti sekolah di Singaraja, tempat ibadah di Karangasem dan gedung-gedung di Denpasar yang retak. "Semuanya sudah bisa ditanggulangi," ujarnya menambahkan.
Gubernur memastikan, tim medis dan obat-obatan bagi korban gempa Lombok di Bali sudah mencukupi. Bahkan, Bali siap mengirimkan bantuan tenaga medis dan obat-obatan ke Lombok. "Tergantung nanti yang dibutuhkan tenaga medis seperti apa," ungkapnya.
Hingga Senin dini hari, 6 Agustus 2018, pukul 02.30 WIB tercatat 82 orang meninggal dunia akibat gempa, ratusan orang luka-luka dan ribuan rumah mengalami kerusakan. Ribuan warga mengungsi ke tempat yang aman.
DOMINO99 - Bencana Gempa Lombok Memakan Korban 2 Orang di Bali
DOMINO99 - Satu korban meninggal dunia tertimpa bangunan yang roboh atas nama Ni Made Yuli Widiari (20), warga Tegal sari Karangasem. Sedangkan satu korban lainnya atas nama Slamet Witjaksono (64), meninggal dunia di rumah sakit karena serangan jantung saat gempa terjadi.
Sementara untuk korban luka-luka di Bali, 7 orang dilaporkan mengalami luka berat dan 10 orang luka ringan. Mayoritas korban luka-luka mengalami patah tulang tangan dan kaki akibat terkena runtuhan bangunan.
Imbas gempa Lombok, Pastika mengklaim tidak terjadi kerusakan yang berarti di Bali. Beberapa bangunan tampak mengalami kerusakan ringan, seperti sekolah di Singaraja, tempat ibadah di Karangasem dan gedung-gedung di Denpasar yang retak. "Semuanya sudah bisa ditanggulangi," ujarnya menambahkan.
Gubernur memastikan, tim medis dan obat-obatan bagi korban gempa Lombok di Bali sudah mencukupi. Bahkan, Bali siap mengirimkan bantuan tenaga medis dan obat-obatan ke Lombok. "Tergantung nanti yang dibutuhkan tenaga medis seperti apa," ungkapnya.
Hingga Senin dini hari, 6 Agustus 2018, pukul 02.30 WIB tercatat 82 orang meninggal dunia akibat gempa, ratusan orang luka-luka dan ribuan rumah mengalami kerusakan. Ribuan warga mengungsi ke tempat yang aman.


Tidak ada komentar