DOMINO99 - Pertanyaan Apa yang disampaikan Shandy Aulia sehingga membuat Ekspresi Sule terlihat Marah?
DOMINO99 - Pertanyaan Apa yang disampaikan Shandy Aulia sehingga membuat Ekspresi Sule terlihat Marah?
DOMINO99 - Sule menjawab pertanyaan candaan Shandy yang menyinggung masalah rumah tangganya dengan Lina, yang sedang berada di ujung tanduk dengan ekspresi yang tidak seperti biasanya. Sule tampak kesal dan emosi. Ia sampai membuka kacamatanya dan jawabannya juga terkesan meninggi.
"Enggak, saya biasa, saya biasa. Saya orangnya yang nothing to lose. apapun yang terjadi itu adalah masalah yang diberikan dari Tuhan. Karena Tuhan tak akan memberikan ujian kepada manusia kalau manusia itu tidak kuat menghadapi ujian itu," katanya menjawab pertanyaan Shandy dengan ekpresi dingin.
"Mohon maaf saya agak keras karena Anda memancing saya," jawab Sule sambil menunjuk ke arah Shandy.
Sule pun berusaha untuk mencairkan suasana dengan berguyon. Hanya saja, wajahnya tetap tak tersenyum seperti biasanya. Ia menganggap bahwa itu adalah hari sialnya.
"Tapi saya yakin dari kesialan ini mungkin suatu saat akan mendapatkan kebahagiaan. Tuhan tidak meram," ujarnya.
DOMINO99 - Pertanyaan Apa yang disampaikan Shandy Aulia sehingga membuat Ekspresi Sule terlihat Marah?
DOMINO99 - Sule menjawab pertanyaan candaan Shandy yang menyinggung masalah rumah tangganya dengan Lina, yang sedang berada di ujung tanduk dengan ekspresi yang tidak seperti biasanya. Sule tampak kesal dan emosi. Ia sampai membuka kacamatanya dan jawabannya juga terkesan meninggi.
"Enggak, saya biasa, saya biasa. Saya orangnya yang nothing to lose. apapun yang terjadi itu adalah masalah yang diberikan dari Tuhan. Karena Tuhan tak akan memberikan ujian kepada manusia kalau manusia itu tidak kuat menghadapi ujian itu," katanya menjawab pertanyaan Shandy dengan ekpresi dingin.
"Mohon maaf saya agak keras karena Anda memancing saya," jawab Sule sambil menunjuk ke arah Shandy.
Sule pun berusaha untuk mencairkan suasana dengan berguyon. Hanya saja, wajahnya tetap tak tersenyum seperti biasanya. Ia menganggap bahwa itu adalah hari sialnya.
"Tapi saya yakin dari kesialan ini mungkin suatu saat akan mendapatkan kebahagiaan. Tuhan tidak meram," ujarnya.



Tidak ada komentar