DOMINO99 - Bagaimana bisa Daging Selandia Selandia Baru terasa lebih Empuk ?
DOMINO99 - Bagaimana bisa Daging Selandia Selandia Baru terasa lebih Empuk ?
DOMINO99 - Menurut William, ada banyak faktor yang menyebabkan tekstur daging sapi Selandia Baru lebih lembut, selain dari jenis sapinya sendiri. Salah satunya ialah proses peternakan sapi yang lebih berkelanjutan.
"Mereka bisa membuat daging sangat sustainable, mulai dari pemotongan, storage (penyimpanan) itu sudah sangat baik. Itu yang akhirnya bikin kualitasnya lebih baik," kata William saat ditemui AGENDOMINO di Jakarta, Jumat, 5 Oktober 2018.
Selain itu, dalam proses peternakannya, para peternak sapi di Selandia Baru sangat memperhatikan kesejahteraan dari hewan itu sendiri. William mengatakan, di banyak peternakan sapi di Selandia Baru, hewan tidak ditempatkan di dalam kurungan, sehingga tidak membuat hewan itu stres.
"Kemudian seminggu sebelum dipotong disuntik agar pingsan. Karena kalau stres dia akan tegang dan (dagingnya) akan keras. Dan itu kenapa Indonesia keras, karena sapi merasa tegang saat ingin dipotong, jadinya lebih alot," kata dia.
DOMINO99 - Bagaimana bisa Daging Selandia Selandia Baru terasa lebih Empuk ?
DOMINO99 - Menurut William, ada banyak faktor yang menyebabkan tekstur daging sapi Selandia Baru lebih lembut, selain dari jenis sapinya sendiri. Salah satunya ialah proses peternakan sapi yang lebih berkelanjutan.
"Mereka bisa membuat daging sangat sustainable, mulai dari pemotongan, storage (penyimpanan) itu sudah sangat baik. Itu yang akhirnya bikin kualitasnya lebih baik," kata William saat ditemui AGENDOMINO di Jakarta, Jumat, 5 Oktober 2018.
Selain itu, dalam proses peternakannya, para peternak sapi di Selandia Baru sangat memperhatikan kesejahteraan dari hewan itu sendiri. William mengatakan, di banyak peternakan sapi di Selandia Baru, hewan tidak ditempatkan di dalam kurungan, sehingga tidak membuat hewan itu stres.
"Kemudian seminggu sebelum dipotong disuntik agar pingsan. Karena kalau stres dia akan tegang dan (dagingnya) akan keras. Dan itu kenapa Indonesia keras, karena sapi merasa tegang saat ingin dipotong, jadinya lebih alot," kata dia.



Tidak ada komentar