DOMINO99 - Bagaimana Prabowo dinilai Politik dari Berita Hoaxnya Ratna Sarumpaet ?
DOMINO99 - Bagaimana Prabowo dinilai Politik dari Berita Hoaxnya Ratna Sarumpaet ?
DOMINO99 - Menurutnya, dengan manuver elite di lingkaran Prabowo-Sandi seolah-olah penganiayaan itu terjadi membuat citra buruk di mata publik.
Dedi menambahkan, capres Prabowo juga dipastikan mendapat efek domino karena merespons berita hoax tersebut. Seharusnya, sebagai capres, Prabowo bisa lebih bijak dalam bersikap.
“Sekelas Prabowo juga itu sudah melakukan bunuh diri politik. Ngapain juga memperluas postingan kayak gitu, enggak gitu caranya,” kata Dedi.
Sebelumnya, aktivis Ratna Sarumpaet membantah kabar dugaan adanya penganiayaan terhadap dirinya, yang selama ini beredar di publik. Ia mengatakan bahwa pada tanggal 21 September, dia sedang berada di rumah sakit untuk bedah plastik.
“Pada tanggal 21 September saya mendatangi rumah sakit khusus bedah plastik. Kedatangan saya ke situ karena saya sepakat untuk menyedot lemak di pipi kanan. Apa yang saya katakan ini akan menyanggah adanya penganiayaan,” katanya sambil berlinang air mata di Jakarta.
Ratna pun menyampaikan permintaan maaf kepada Prabowo, Amien Rais, hingga elite timses. Sehari sebelumnya, Prabowo menyampaikan keterangan pers bahwa dugaan penganiayaan terhadap Ratna adalah perbuatan represif dan melanggar HAM.
DOMINO99 - Bagaimana Prabowo dinilai Politik dari Berita Hoaxnya Ratna Sarumpaet ?
DOMINO99 - Menurutnya, dengan manuver elite di lingkaran Prabowo-Sandi seolah-olah penganiayaan itu terjadi membuat citra buruk di mata publik.
Dedi menambahkan, capres Prabowo juga dipastikan mendapat efek domino karena merespons berita hoax tersebut. Seharusnya, sebagai capres, Prabowo bisa lebih bijak dalam bersikap.
“Sekelas Prabowo juga itu sudah melakukan bunuh diri politik. Ngapain juga memperluas postingan kayak gitu, enggak gitu caranya,” kata Dedi.
Sebelumnya, aktivis Ratna Sarumpaet membantah kabar dugaan adanya penganiayaan terhadap dirinya, yang selama ini beredar di publik. Ia mengatakan bahwa pada tanggal 21 September, dia sedang berada di rumah sakit untuk bedah plastik.
“Pada tanggal 21 September saya mendatangi rumah sakit khusus bedah plastik. Kedatangan saya ke situ karena saya sepakat untuk menyedot lemak di pipi kanan. Apa yang saya katakan ini akan menyanggah adanya penganiayaan,” katanya sambil berlinang air mata di Jakarta.
Ratna pun menyampaikan permintaan maaf kepada Prabowo, Amien Rais, hingga elite timses. Sehari sebelumnya, Prabowo menyampaikan keterangan pers bahwa dugaan penganiayaan terhadap Ratna adalah perbuatan represif dan melanggar HAM.



Tidak ada komentar