DOMINO99 - Usaha dari Jualan Pempek ini bisa menyesekolahkan ke - 4 Anaknya
DOMINO99 - Usaha dari Jualan Pempek ini bisa menyesekolahkan ke - 4 Anaknya
DOMINO99 - Makanan berbahan utama daging ikan itu merupakan makanan yang digemarinya sejak kecil. Meski untuk mendapatkannya, warga Dusun Dagan, Desa Timbulharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, Yogyakarta itu harus pergi ke kota yang jaraknya cukup jauh dan merogoh kocek cukup dalam.
Tapi itu lah yang membuat Woro akhirnya coba-coba membuat pempek di rumah untuk dikonsumsi sendiri bersama keluarga. Namun, setelah ikut pameran kuliner di Jogja Ekspo Center pada tahun 2005 silam, pempek buatannya pun terkenal banyak peminatnya.
Usahanya pun terus berkembang dan pesanan terus mengalir hingga ada gempa tahun 2006. Kala itu pesanan menurun drastis karena masyarakat tengah ditimpa musibah. Rumah yang dijadikan tempat produksi pempek juga rusak akibat gempa.
"Meski pesanan sedikit, saya tetap memproduksi pempek dan dijual keliling serta memenuhi pesanan yang tidak banyak," ucapnya.
Istri dari Purnomo Yulianto itu mengaku pada tahun 2008 sudah memiliki dua outlet yang setiap hari membutuhkan pasokan pempek karena pasti habis dalam satu hari. Selain itu, ia juga harus melayani para pemilik katering acara pernikahan atau acara syukuran yang menawarkan menu pempek.
Permintaan dari konsumen pun tidak hanya pempek, namun juga siomay yang bahan bakunya juga dari daging ikan tenggiri atau barakuda.
Woro mengaku, dengan menekuni usaha memproduksi pempek dan siomay dengan pendapatan kotor per harinya mencapai Rp1,5 juta, ia bisa menyekolahkan empat anaknya dan juga membayar lima tenaga kerjanya.
Woro mengaku menjual pempek dari bahan baku ikan tenggiri dengan harga yang lebih mahal,yaitu antara Rp15 ribu hingga Rp25 ribu. Namun, yang dibuat dari ikan barakuda hanya Rp10 ribu hingga Rp15 ribu.
"Kalau untuk rasa memang lebih lezat yang menggunakan daging ikan tenggiri karena lebih gurih. Sedangkan untuk kuah pempeknya dibuat sendiri dengan campuran cuka dan gula aren. Jadi tak perlu pesan langsung dari Palembang," tuturnya.?
DOMINO99 - Usaha dari Jualan Pempek ini bisa menyesekolahkan ke - 4 Anaknya
DOMINO99 - Makanan berbahan utama daging ikan itu merupakan makanan yang digemarinya sejak kecil. Meski untuk mendapatkannya, warga Dusun Dagan, Desa Timbulharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, Yogyakarta itu harus pergi ke kota yang jaraknya cukup jauh dan merogoh kocek cukup dalam.
Tapi itu lah yang membuat Woro akhirnya coba-coba membuat pempek di rumah untuk dikonsumsi sendiri bersama keluarga. Namun, setelah ikut pameran kuliner di Jogja Ekspo Center pada tahun 2005 silam, pempek buatannya pun terkenal banyak peminatnya.
Usahanya pun terus berkembang dan pesanan terus mengalir hingga ada gempa tahun 2006. Kala itu pesanan menurun drastis karena masyarakat tengah ditimpa musibah. Rumah yang dijadikan tempat produksi pempek juga rusak akibat gempa.
"Meski pesanan sedikit, saya tetap memproduksi pempek dan dijual keliling serta memenuhi pesanan yang tidak banyak," ucapnya.
Istri dari Purnomo Yulianto itu mengaku pada tahun 2008 sudah memiliki dua outlet yang setiap hari membutuhkan pasokan pempek karena pasti habis dalam satu hari. Selain itu, ia juga harus melayani para pemilik katering acara pernikahan atau acara syukuran yang menawarkan menu pempek.
Permintaan dari konsumen pun tidak hanya pempek, namun juga siomay yang bahan bakunya juga dari daging ikan tenggiri atau barakuda.
Woro mengaku, dengan menekuni usaha memproduksi pempek dan siomay dengan pendapatan kotor per harinya mencapai Rp1,5 juta, ia bisa menyekolahkan empat anaknya dan juga membayar lima tenaga kerjanya.
Woro mengaku menjual pempek dari bahan baku ikan tenggiri dengan harga yang lebih mahal,yaitu antara Rp15 ribu hingga Rp25 ribu. Namun, yang dibuat dari ikan barakuda hanya Rp10 ribu hingga Rp15 ribu.
"Kalau untuk rasa memang lebih lezat yang menggunakan daging ikan tenggiri karena lebih gurih. Sedangkan untuk kuah pempeknya dibuat sendiri dengan campuran cuka dan gula aren. Jadi tak perlu pesan langsung dari Palembang," tuturnya.?



Tidak ada komentar