DOMINO99 - Kronologi dan Pengakuan Pelaku Pembakaran Pria Hidup-hidup di Medan, Sakit Hati Istrinya Diajari Ini
Kronologi dan Pengakuan Pelaku Pembakaran Pria Hidup-hidup di Medan, Sakit Hati Istrinya Diajari Ini
Kronologi dan Pengakuan Pelaku Pembakaran Pria Hidup-hidup di Medan, Sakit Hati Istrinya Diajari Ini
DOMINO99 - Seorang pria di Deli Serdang, Sumatera Utara tewas usai dianiaya dan dibakar hidup-hidup, pada Jumat (23/11/2018) malam.
Peristiwa tragis yang dialami Sudirman alias Pai itu terjadi di lapangan bola Reformasi Tembung, jalan Medan- Batang Kuis, Deli Serdang pada pukul 19.00 WIB.
Pelaku penganiayaan dan pembakaran Sudirman itu sudah ditangkap polisi pada Sabtu (24/11/2018) pukul 03.00 WIB, di kawasan Percut Sei Tuan , Sabtu (24/11/2018) sekitar pukul 03.00 WIB.
Berikut ini fakta-faktanya dikutip dari KARTULUDO.
1. Ditembak polisi
Kapolsek Percut Seituan, Kompol Faidil Zikri mengatakan tersangka terpaksa diberi tindakan tegas terukur, karena berusaha melawan saat akan ditangkap petugas.
"Hanya dalam tempo 9 jam tersangka penganiyaan dan pembakaran korban berhasil ditangkap," kata Faidil, Sabtu (24/11/2018)
"Tersangka juga kita lumpuhkan dengan timah panas karena berusaha melawan saat akan ditangkap," sambungnya.
2. Motif Sakit Hati
Tersangka Benjonson Situmorang yang diduga dendam dan sakit hati dengan korban Sudirman (35) warga Batang Kuis Desa Tumpatan Nibung, Gang Tanom Kecamatan Batang Kuis, Deli Serdang.
Dari hasil penyelidiki, diduga tersangka sudah merencanakan ingin menghabisi nyawa korban dengan cara membakarnya secara hidup-hidup.
"Dari keterangan saksi, tersangka sudah mempersiapkan bahan bakar di dalam botol air mineral untuk membakar korban," kata Kompol Faidil Zikri.
Faidil menjelaskan, bahwa tersangka diduga sakit hati karena korban mengajak istrinya mengkonsumsi narkoba.
Tersangka yang sudah tersulut amarah mendatangi korban di lokasi kejadian.
Dengan menggunakan martil, tersangka memukul kepala korban hingga tak sadarkan diri.
Setelah itu membakar tubuh korban dengan bahan bakar.
"Korban dibakar setelah sebelumnya tak sadarkan diri akibat dipukul dengan martil oleh tersangka," papar Faidil.
Warga yang melihat kejadian, langsung memadamkan api yang membakar tubuh korban dan membawanya ke rumah sakit terdekat.
Tersangka yang panik melihat warga, melarikan diri dan akhirnya bisa ditangkap oleh petugas kepolisian.
Sudirman masih dalam kondisi kritis di RSUD Pirngadi Medan.
3. Kronologi
Peristiwa ini awalnya diunggah di akun instagram @taukotembung.
Saksi mata yang melihat pembakaran tersebut, Raji, Warga Pasar 9 Tembung saat dihubungi kartuludo Medan mengutarakan peristiwa tersebut terjadi di lapangan dekat Supermarket Irian.
“Awalnya ada orang kejar-kejaran, saya dan warga lain berpikir itu tadi ada maling. Karena seperti mengejar maling,” ujarnya.
Karena penasaran, para warga pun menuju lokasi dan sesampainya di lokasi yang berada di sebuah lapangan tepat di samping Supermarket Irian ternyata ada orang yang sudah terbakar dengan api yang masih menyala.
“Kaget pas lihat ternyata sudah terbakar, banyak warga yang langsung cari peralatan untuk mematikan api seperti nyari air dan lainnya. Terus beberapa warga sempat berteriak kepada seorang pria berusia 39 tahunan gitu,” tuturnya.
Namun, ia menjelaskan, pria tersebut berhasil melarikan diri.
“Tadi sepertinya laki-laki yang umurnya 39-an tahun itu lari mengejar yang terbakar sambil bawa broti (batang kayu). Kami pikir kejar maling ternyata sudah terbakar dan laki-laki itu melarikan diri,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, beberapa warga juga melihat pria tersebut berlari begitu cepat dan beberapa kali sempat tertabrak kendaraan yang lewat di kawasan tersebut.
“Inikan di jalan besar, banyak kendaraan lewat dan memang kakinya agak pincang-pincang kayak habis ditabrak gitu dan kata warga juga bukan warga situ,” ungkapnya.
Ia menerangkan, ada banyak info yang beredar mengenai kejadian tersebut. Ada beberapa warga yang menduga jika ada perkelahian antara pria berusia 39 tahunan dengan pria yang terbakar tersebut.
Kronologi dan Pengakuan Pelaku Pembakaran Pria Hidup-hidup di Medan, Sakit Hati Istrinya Diajari Ini
DOMINO99 - Seorang pria di Deli Serdang, Sumatera Utara tewas usai dianiaya dan dibakar hidup-hidup, pada Jumat (23/11/2018) malam.
Peristiwa tragis yang dialami Sudirman alias Pai itu terjadi di lapangan bola Reformasi Tembung, jalan Medan- Batang Kuis, Deli Serdang pada pukul 19.00 WIB.
Pelaku penganiayaan dan pembakaran Sudirman itu sudah ditangkap polisi pada Sabtu (24/11/2018) pukul 03.00 WIB, di kawasan Percut Sei Tuan , Sabtu (24/11/2018) sekitar pukul 03.00 WIB.
Berikut ini fakta-faktanya dikutip dari KARTULUDO.
1. Ditembak polisi
Kapolsek Percut Seituan, Kompol Faidil Zikri mengatakan tersangka terpaksa diberi tindakan tegas terukur, karena berusaha melawan saat akan ditangkap petugas.
"Hanya dalam tempo 9 jam tersangka penganiyaan dan pembakaran korban berhasil ditangkap," kata Faidil, Sabtu (24/11/2018)
"Tersangka juga kita lumpuhkan dengan timah panas karena berusaha melawan saat akan ditangkap," sambungnya.
2. Motif Sakit Hati
Tersangka Benjonson Situmorang yang diduga dendam dan sakit hati dengan korban Sudirman (35) warga Batang Kuis Desa Tumpatan Nibung, Gang Tanom Kecamatan Batang Kuis, Deli Serdang.
Dari hasil penyelidiki, diduga tersangka sudah merencanakan ingin menghabisi nyawa korban dengan cara membakarnya secara hidup-hidup.
"Dari keterangan saksi, tersangka sudah mempersiapkan bahan bakar di dalam botol air mineral untuk membakar korban," kata Kompol Faidil Zikri.
Faidil menjelaskan, bahwa tersangka diduga sakit hati karena korban mengajak istrinya mengkonsumsi narkoba.
Tersangka yang sudah tersulut amarah mendatangi korban di lokasi kejadian.
Dengan menggunakan martil, tersangka memukul kepala korban hingga tak sadarkan diri.
Setelah itu membakar tubuh korban dengan bahan bakar.
"Korban dibakar setelah sebelumnya tak sadarkan diri akibat dipukul dengan martil oleh tersangka," papar Faidil.
Warga yang melihat kejadian, langsung memadamkan api yang membakar tubuh korban dan membawanya ke rumah sakit terdekat.
Tersangka yang panik melihat warga, melarikan diri dan akhirnya bisa ditangkap oleh petugas kepolisian.
Sudirman masih dalam kondisi kritis di RSUD Pirngadi Medan.
3. Kronologi
Peristiwa ini awalnya diunggah di akun instagram @taukotembung.
Saksi mata yang melihat pembakaran tersebut, Raji, Warga Pasar 9 Tembung saat dihubungi kartuludo Medan mengutarakan peristiwa tersebut terjadi di lapangan dekat Supermarket Irian.
“Awalnya ada orang kejar-kejaran, saya dan warga lain berpikir itu tadi ada maling. Karena seperti mengejar maling,” ujarnya.
Karena penasaran, para warga pun menuju lokasi dan sesampainya di lokasi yang berada di sebuah lapangan tepat di samping Supermarket Irian ternyata ada orang yang sudah terbakar dengan api yang masih menyala.
“Kaget pas lihat ternyata sudah terbakar, banyak warga yang langsung cari peralatan untuk mematikan api seperti nyari air dan lainnya. Terus beberapa warga sempat berteriak kepada seorang pria berusia 39 tahunan gitu,” tuturnya.
Namun, ia menjelaskan, pria tersebut berhasil melarikan diri.
“Tadi sepertinya laki-laki yang umurnya 39-an tahun itu lari mengejar yang terbakar sambil bawa broti (batang kayu). Kami pikir kejar maling ternyata sudah terbakar dan laki-laki itu melarikan diri,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, beberapa warga juga melihat pria tersebut berlari begitu cepat dan beberapa kali sempat tertabrak kendaraan yang lewat di kawasan tersebut.
“Inikan di jalan besar, banyak kendaraan lewat dan memang kakinya agak pincang-pincang kayak habis ditabrak gitu dan kata warga juga bukan warga situ,” ungkapnya.
Ia menerangkan, ada banyak info yang beredar mengenai kejadian tersebut. Ada beberapa warga yang menduga jika ada perkelahian antara pria berusia 39 tahunan dengan pria yang terbakar tersebut.



Tidak ada komentar