DOMINO99 - Mayat Bocah di Pantai Muara Indah Adalah Michael, Diduga Hanyut setelah Terpeleset saat Buang Sampah
Mayat Bocah di Pantai Muara Indah Adalah Michael, Diduga Hanyut setelah Terpeleset saat Buang Sampah
DOMINO99 - Penemuan mayat bocah di Desa Denai Kuala, Kecamatan Pantai Labu yang ditemukan di pinggiran Pantai Muara Indah, Rabu (12/12/2018), menemui titik terang.
Bocah tersebut adalah Michael Hutapea (8), yang sebelumnya dikabarkan hanyut di Sungai Denai, Minggu (9/12/2018) lalu.
Informasi yang dihimpun Tribun Medan sebelumnya, Michael diduga terpeleset dan terjebur ke parit besar yang membawanya ke Sungai Denai.
Pihak kepolisian dan BPBD Kota Medan sudah melakukan pencarian, dengan menggunakan perahu karet. Petugas BPBD kota Medan melakukan penyisiran mulai dari tempat Michael jatuh.
Diketahui, Michael (8) merupakan warga Jalan Tuba IV, Kelurahan Tegal Sari Mandala, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan. Michael diduga hanyut karena terpeleset usai membuang sampah di sungai.
Kapolsek Beringin AKP Bambang H Tarigan memastikan bahwa mayat anak-anak yang ditemukan di pinggir Pantai Muara Indah sekitar pukul 07.00 WIB adalah benar jasad Michael.
"Hal itu kita pastikan setelah ayah korban, Leonardo Hutapea memberitahukan bahwa mayat yang kita temukan adalah anaknya," kata Bambang, Rabu (12/12/2018).
Bambang menjelaskan bahwa penemuan mayat Michael berawal sekira pukul 07.00 WIB, saat saksi atasnama Jumrik sedang berjalan jalan di pingir Pantai Muara Indah dengan cucunya. Kemudian melihat sesosok mayat dengan posisi telungkup, mengenakan kaus singlet warna pink dan celana dalam warna biru tua.
Selanjutnya saksi memanggil menantunya Rusmin dan mendatangi posisi mayat tersebut yang kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Desa Denai Kuala atasnama Swardi.
Mendapat informasi tersebut Swardi lalu meneruskan informasi tersebut ke Polsek Beringin dan sekitar pukul 08.15 WIB, Kanit Sabhara Ipda Sulino bersama dengan Kanit Intel Aiptu Mulyafi dan KSPKT Aiptu Hendra serta personel Polsek Beringin tiba di TKP dan memasang garis police line untuk mengamankan TKP.
Lalu,sekitar pukul 10.30 WIB, Kanit Reskrim Iptu Karo Sekali bersama dengan Inafis Polres Deli Serdang tiba di TKP dan melakukan identifikasi terhadap korban dan selanjutnya membawa jenazah ke Polsek Beringin.
Sekitar pukul 12.05 WIB, ayah korban atasnama Leonardo Hutaper tiba di Polsek Beringin dan mengatakan bahwa korban adalah anak kandungnya yang hanyut di sungai Denai pada hari Minggu (9/12/2018) sekitar pukul 12.00 WIB.
"Ayahnya bilang pada hari Minggu lalu, korban bersama dengan abang kandungnya Samuel Hutapea pergi ke Sungai Denai untuk membuang sampah. Saat korban akan mengambil kayu yang berada dipinggir Sungai Denai, tiba-tiba korban terpeleset dan terjatuh kemudian hanyut terbawa arus sungai. Keluarga korban dibantu warga sekitar berusaha mencari keberadaan korban namun tidak berhasil ditemukan," papar Bambang.
"Jenazah korban sudah kita serahkan sekitar pukul 14.35 WIB kepada orang tua korban, disaksikan oleh Kades Denai Kuala Swardi. SWARDI, Jenazah dibawa kerumah duka dengan menggunakan mobil ambulans Puskesmas Pantai Labu untuk selanjutnya akan disemayamkan," pungkas Bambang.
Mayat Bocah di Pantai Muara Indah Adalah Michael, Diduga Hanyut setelah Terpeleset saat Buang Sampah
DOMINO99 - Penemuan mayat bocah di Desa Denai Kuala, Kecamatan Pantai Labu yang ditemukan di pinggiran Pantai Muara Indah, Rabu (12/12/2018), menemui titik terang.
Bocah tersebut adalah Michael Hutapea (8), yang sebelumnya dikabarkan hanyut di Sungai Denai, Minggu (9/12/2018) lalu.
Informasi yang dihimpun Tribun Medan sebelumnya, Michael diduga terpeleset dan terjebur ke parit besar yang membawanya ke Sungai Denai.
Pihak kepolisian dan BPBD Kota Medan sudah melakukan pencarian, dengan menggunakan perahu karet. Petugas BPBD kota Medan melakukan penyisiran mulai dari tempat Michael jatuh.
Diketahui, Michael (8) merupakan warga Jalan Tuba IV, Kelurahan Tegal Sari Mandala, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan. Michael diduga hanyut karena terpeleset usai membuang sampah di sungai.
Kapolsek Beringin AKP Bambang H Tarigan memastikan bahwa mayat anak-anak yang ditemukan di pinggir Pantai Muara Indah sekitar pukul 07.00 WIB adalah benar jasad Michael.
"Hal itu kita pastikan setelah ayah korban, Leonardo Hutapea memberitahukan bahwa mayat yang kita temukan adalah anaknya," kata Bambang, Rabu (12/12/2018).
Bambang menjelaskan bahwa penemuan mayat Michael berawal sekira pukul 07.00 WIB, saat saksi atasnama Jumrik sedang berjalan jalan di pingir Pantai Muara Indah dengan cucunya. Kemudian melihat sesosok mayat dengan posisi telungkup, mengenakan kaus singlet warna pink dan celana dalam warna biru tua.
Selanjutnya saksi memanggil menantunya Rusmin dan mendatangi posisi mayat tersebut yang kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Desa Denai Kuala atasnama Swardi.
Mendapat informasi tersebut Swardi lalu meneruskan informasi tersebut ke Polsek Beringin dan sekitar pukul 08.15 WIB, Kanit Sabhara Ipda Sulino bersama dengan Kanit Intel Aiptu Mulyafi dan KSPKT Aiptu Hendra serta personel Polsek Beringin tiba di TKP dan memasang garis police line untuk mengamankan TKP.
Lalu,sekitar pukul 10.30 WIB, Kanit Reskrim Iptu Karo Sekali bersama dengan Inafis Polres Deli Serdang tiba di TKP dan melakukan identifikasi terhadap korban dan selanjutnya membawa jenazah ke Polsek Beringin.
Sekitar pukul 12.05 WIB, ayah korban atasnama Leonardo Hutaper tiba di Polsek Beringin dan mengatakan bahwa korban adalah anak kandungnya yang hanyut di sungai Denai pada hari Minggu (9/12/2018) sekitar pukul 12.00 WIB.
"Ayahnya bilang pada hari Minggu lalu, korban bersama dengan abang kandungnya Samuel Hutapea pergi ke Sungai Denai untuk membuang sampah. Saat korban akan mengambil kayu yang berada dipinggir Sungai Denai, tiba-tiba korban terpeleset dan terjatuh kemudian hanyut terbawa arus sungai. Keluarga korban dibantu warga sekitar berusaha mencari keberadaan korban namun tidak berhasil ditemukan," papar Bambang.
"Jenazah korban sudah kita serahkan sekitar pukul 14.35 WIB kepada orang tua korban, disaksikan oleh Kades Denai Kuala Swardi. SWARDI, Jenazah dibawa kerumah duka dengan menggunakan mobil ambulans Puskesmas Pantai Labu untuk selanjutnya akan disemayamkan," pungkas Bambang.



Tidak ada komentar