Kartuludo.com Situs Poker Online Terpercaya dengan Bonus Rollingan dan Referral Paling Tinggi, 1 User ID Untuk Semua Games

Header Ads

Domino99 AGEN BANDARQ BANDARQ Agen Bola Terpercaya Agen BandarQ

DOMINO99 - Bukan Marquez, Inilah Pebalap yang Dianggap Rossi Jadi Lawan Duel Terbaik

Bukan Marquez, Inilah Pebalap yang Dianggap Rossi Jadi Lawan Duel Terbaik

Bukan Marquez, Inilah Pebalap yang Dianggap Rossi Jadi Lawan Duel Terbaik


DOMINO99 - Pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, mengungkapkan duel dengan Jorge Lorenzo adalah duel terbaiknya selama berkarier pada ajang balap MotoGP.

Valentino Rossi mengatakan bahwa duel dengan Jorge Lorenzo pada MotoGP Catalunya 2009 adalah yang terbaik.

Saat itu, Rossi dan Lorenzo merupakan rekan satu tim di Yamaha.

"Sejak Jumat pagi kami bertarung satu sama lain. Kami melakukan waktu terbaik saat latihan bebas, kemudian kami bertarung untuk pole position dan juga warm-up," kata Rossi dikutip BolaSport.com dari Motorsport-total.

"Akhirnya, juga sepanjang balapan hingga tikungan terakhir. Saya pikir itu adalah duel terbaik yang saya lakukan karena kami berada pada kondisi yang sama," ucap dia.

Pada musim tersebut, Rossi berhasil keluar sebagai juara dunia MotoGP dan mengalahkan Lorenzo.

Ironisnya, gelar itu menjadi yang terakhir diperoleh pebalap berkebangsaan Italia itu.

Pada tahun 2008-2012, Yamaha memang lebih mendominasi di kelas MotoGP daripada pabrikan lain.

Namun, saat ini kondisinya berbeda. Semua pabrikan mampu tampil kompetitif.

Bahkan, Ducati dan Suzuki bisa bersaing untuk memperoleh kemenangan seri balap.

"Level pada saat ini luar biasa. Posisi 12 pertama sangat dekat satu sama lain, sejak hari Jumat hingga Minggu," ujar Rossi.

"Sekarang setiap pebalap dapat memilih ban yang dia rasakan lebih baik dan standar teknis tetap tidak berubah. Semua motor menjadi lebih baik dan lebih dekat ke level yang sama," kata dia lagi.

Meski menilai performa motor lebih baik, pada kenyataannya, Yamaha tidak mampu bersaing dengan Honda dan Ducati dalam dua musim terakhir.

Pebalap berkebangsaan Spanyol, Dani Pedrosa, dipastikan musim depan pensiun dari MotoGP.

Setelah pensiun, Dani Pedrosa akan memulai peran baru sebagai pebalap penguji KTM mulai musim 2019.

Pebalap berjuluk Little Samurai itu memulai debut pada ajang balap motor Grand Prix sejak tahun 2001.

Seluruh karier balapnya di ajang balap MotoGP selalu bersama Honda, baik dari kelas 125cc hingga MotoGP.

Bersama Honda, Dani Pedrosa berhasil mengoleksi tiga gelar juara dunia, dua di antaranya diperoleh di kelas 250cc.

Sepanjang kariernya, Dani Pedrosa sudah bertarung dengan banyak pebalap papan atas.

Pedrosa lantas menceritakan rivalitasnya dengan Casey Stoner dan Jorge Lorenzo di masa lalu.

"Bersama Casey dan Jorge, saya memiliki persaingan yang sangat intens," kata Dani Pedrosa dikutip BolaSport.com dari Tuttomotoriweb.

"Mereka sangat kuat di mana saya tidak dan sebaliknya. Saya lebih kuat dalam beberapa aspek di mana mereka kesulitan," lanjutnya.

Ketiganya memang sudah berkompetisi sejak di kelas 125cc. Namun dalam kategori 125cc dan 250cc, Pedrosa lebih unggul.

Pedrosa berhasil memenangkan tiga gelar juara dunia pada tahun 2003-2005 (125cc 1x, 250cc 2x).

Sedangkan Lorenzo baru bisa menjadi juara dunia 250cc ketika Pedrosa sudah promosi ke kelas MotoGP.

Namun, nasib seolah berbalik ketika ketiganya sama-sama berkompetisi di kelas MotoGP.

Stoner yang menjalani debut MotoGP di tahun yang sama, berhasil merebut gelar juara dunia MotoGP terlebih dahulu pada tahun 2007.

Tiga tahun berselang, giliran Lorenzo berhasil merebut gelar juara dunia MotoGP pada tahun 2010.

Sementara itu, Pedrosa tidak mampu memenangkan gelar juara dunia MotoGP hingga musim terakhirnya (2008).

Berbicara mengenai rival terberat, Pedrosa menyebut Marc Marquez sebagai saingan yang paling kuat.

Padahal Pedrosa bersaing lebih lama dengan pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, yakni sejak 2006.

"Marquez adalah rival terkuat yang pernah saya temui. Karena mampu belajar dan sangat cepat dan memperbaiki apa yang terlewat," ujar Pedrosa lagi.

"Sangat sulit untuk menemukan titik di mana Marquez tidak kuat. Dia adalah seorang juara dan bisa terus menang dengan motor lain," lanjutnya.

Jika dibandingkan dengan Marquez, Pedrosa memang kalah dalam hal gelar juara dunia MotoGP.

Bagaimana tidak, Marquez berhasil meraih gelar juara dunia MotoGP pada tahun pertamanya bersama Honda.

Hingga saat ini, pebalap berjuluk The Baby Alien itu bahkan sudah memiliki lima gelar juara dunia MotoGP.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.