Kartuludo.com Situs Poker Online Terpercaya dengan Bonus Rollingan dan Referral Paling Tinggi, 1 User ID Untuk Semua Games

Header Ads

Domino99 AGEN BANDARQ BANDARQ Agen Bola Terpercaya Agen BandarQ

DOMINO99 - Anak SD dan Lansia di Badung Diduga Ikut Jadi Penjual Narkoba

Anak SD dan Lansia di Badung Diduga Ikut Jadi Penjual Narkoba

Anak SD dan Lansia di Badung Diduga Ikut Jadi Penjual Narkoba



DOMINO99 - Peradaran narkoba tak lagi menyarasar orang dewasa, namun juga anak-anak.

Kepala BNN Kabupaten Badung AKBP Ni Ketut Masmini mengatakan, bahaya penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah menjadi hal yang sangat miris.

BNN Badung menghimbau kepada para semua masyarakat, untuk terus memperhatikan dan mencegah peredaran barang haram ini.

Selain itu, peran orang tua atau keluarga menjadi hal penting untuk terus memperhatikan anggota keluarganya agar tidak terjerumus kedalam penggunaan obat terlarang tersebut.

Hal ini sangat-sangat perlu diperhatikan, apalagi saat ini anak sekolah sudah menjadi sasaran para pengedar narkoba.

"Sekarang sudah tidak mengenal batasan usia ya. Bahkan anak SD pun sudah mulai banyak yang terlibat serta ikut menjual narkoba yang di perdayakan orang lain."

"Bahkan ada pengguna narkoba usia 60 tahun. Jadi, tidak ada lagi batasan usia saat ini," ujarnya.

BNN Kabupaten Badung, nantinya akan terus memberikan kegiatan tentang bahaya narkoba setiap tahunnya.

Hal ini menjadikan rasa peduli BNN kepada generasi muda bangsa yang terus mengalami peningkatan penggunaan narkoba tersebut.

Jika memang benar efektif kegiatan yang di lakukannya BNN Kabupaten Badung, nantinya kegiatan akan terus dilakukan hingga bisa menyelesaikan permasalahan narkoba itu sendiri.

"Tentunya kita mengevaluasi dahulu, jika efektif kita akan lanjutkan, ya jika tidak efektif kita stop," tambahnya.

Untuk prevalensi Provinsi Bali berdasarkan penelitian pada tahun 2017, yaitu sebesar 1,62 persen.

Sedangkan di Kabupaten Badung di perkirakan sebesar 7.047 jiwa penyalahgunaan narkoba.

Saat ini telah merehabilitasi 65 orang hingga bulan Agustus 2018, dengan rentan usia mulai dari 14 tahun hingga 52 tahun.

Mereka yang direhabilitasi ada yang diantar dan datang sendiri.

"Dengan gencarnya BNN Kabupaten Badung memberikan informasi tentang bahaya narkoba, memberikan dampak yang positif bagi masyarakat," tuturnya.

"Dari 65 orang pengguna narkoba yang di rehabilitasi di BNN Kabupaten Badung ada yang di antarkan oleh keluarganya."

"Ada juga yang datang sendiri dan ada juga hasil dari penangkapan kepolisian ataupun dari BNN," ujarnya.

Rehabilitasi ini yang di lakukan BNN menjadi langkah untuk memberikan proses pemulihan bagi pengguna akibat obat-obatan.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.