Kartuludo.com Situs Poker Online Terpercaya dengan Bonus Rollingan dan Referral Paling Tinggi, 1 User ID Untuk Semua Games

Header Ads

Domino99 AGEN BANDARQ BANDARQ Agen Bola Terpercaya Agen BandarQ

DOMINO99 - Kejadian Tragis yang menimpa Kehidupan Anak ini Tumbuh di Kandang Ayam

DOMINO99 - Kejadian Tragis yang menimpa Kehidupan Anak ini Tumbuh di Kandang Ayam

DOMINO99 - Kejadian Tragis yang menimpa Kehidupan Anak ini Tumbuh di Kandang Ayam


DOMINO99 - Maria berusia satu tahun, ibunya, yang kemudian didiagnosis para dokter mengalami masalah mental parah, mengurungnya di kandang ayan karena dianggap bukan bagian dari keluarga. Maria pun harus menghabiskan delapan tahun kehidupannya di tempat sempit itu, yang hanya dikelilingi oleh ayam dan bertahan hidup dengan mengonsumsi makanan yang sama dengan unggas seperti gabah, daun kol, dan apapun sisa makanan yang diberikan keluarganya.

Ironisnya, kakak laki-laki Maria Isabel tidak bernasib sama dengannya. Dia tumbuh dengan kehidupan normal, tidur di dalam rumah keluarga, bersekolah, dan berinteraksi dengan anak-anak lain di lingkungan sekitarnya. Barulah diketahui kemudian kalau semua orang di Tabua ternyata tahu kalau ada anak perempuan yang dikurung dan hidup di kandang ayam, tapi tidak ada satupun yang melaporkan keluarga itu ke pihak berwajib untuk mencoba menolong Maria.

Namun, tidak ada rumah sakit manapun yang mau menerimanya. Setelah ditolak oleh beberapa rumah sakit atau pusat perawatan kesehatan jiwa, bibi Maria tidak punya pilihan lain kecuali membawanya kembali ke keluarganya. Hingga akhirnya di tahun 1980, ketika seorang teknisi radiologi di Rumah Sakit Torres Vedras, Maria Vichao membongkar kasus gadis ini ke media dan membuat semuanya kembali ke jalan yang seharusnya.

"Sulit membayangkan seseorang bisa bertahan hidup di dalam kondisi yang dialami anak ini selama bertahun-tahun. Tapi yang lebih mengejutkan adalah kasusnya sudah dilaporkan empat tahun lalu tanpa ada institusi manapun yang mengambil langkah untuk mengatasinya," tulis Maria Catarina, seorang jurnalis dari Lisbon.

Manuela Eanes, Ibu Negara Portugal pada saat itu, yang memiliki peran besar dalam kisah ini, mengatur agar Maria Isabel bisa dimasukkan ke pusat rehabilitasi di Lisbon. Para dokter di sana pun terkejut melihat perilaku gadis itu yang seperti binatang dengan keterbelakangan mental yang parah.

"Dari apa yang sudah saya perhatikan sejauh ini, saya bisa katakan anak ini menderita ketidacukupan intelektual yang kemungkinan besar disebabkan oleh pengabaian afektif dan sosial. Perilaku Isabel berada pada level biologis sekolah dasar, yaitu reaksi primer dari seorang binatang atau manusia," kata Joao Dos Santos, Direktur Center for Child Mental Hygiene  di Lisbon kepada koran AGENDOMINO pada Februari 1980.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.